Bantalan Rel Kereta di Kediri Diganti, Hindari Jam Berikut Agar Tak Macet

Senin, 23 Mei 2022 – 22:22 WIB
Bantalan Rel Kereta di Kediri Diganti, Hindari Jam Berikut Agar Tak Macet - JPNN.com Jatim
Titik perbaikan jalur kereta api di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) Nomor 281 antara Ngadiluwih – Kediri. (ANTARA Jatim/HO-Daop 7 Madiun)

jatim.jpnn.com, KEDIRI - PT KAI Daop & Madiun bakal mengganti bantalan rel di jalur lintasan wilayah Kediri dari kayu menjadi beton. Hal itu dilakukan bertujuan meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kehandalan perjalanan kereta.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan penggantian bantalan rel akan dilakukan di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) Nomor 281 antara Ngadiluwih-Kediri di Jalan Brigjen Katamso.

"Umur bantalan beton lebih lama dibandingkan bantalan kayu. Diharapkan penggantian ini bisa mengurangi angka kecelakaan dan dapat menambah laju kereta api," kata Ixfan saat dikonfirmasi, Senin (23/5).

Proses penggantiannya akan dilakukan tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis.Selama proses penggantian diawali dengan membongkar aspal di sekitar JPL.

Selanjutnya, mengganti bantalan kayu dengan beton, mengisi jalur dengan batu balas, pemadatan menggunakan mesin hand tie tamper (HTT), dan pengaspalan kembali.

Proses tersebut dilakukan mulai pukul 19.00-04.00 WIB, setiap harinya dan dilaksanakan saat window time atau tidak ada kereta yang melintas.

Selama proses penggantian bantalan rel, tidak akan dilakukan penutupan jalan dan hanya ada pengaturan lalu lintas oleh petugas kepolisian dan pengamanan dari Daop 7 Madiun.

"Kami terus berkomitmen menjaga keandalan seluruh sarana dan prasarana perkeretaapian di Daop 7 Madiun sehingga tercipta perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan sehat," tandas Ixfan (antara/mcr12/jpnn)

Bantalan rel di jalur lintasan wilayah Kediri yang sebelumnya dari bahan kayu bakal diganti dengan beton demi alasan keselamatan.

Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News