Kesejahteraan Petani Indonesia Masih Jauh dari Berkecukupan

Senin, 13 September 2021 – 15:03 WIB
Kesejahteraan Petani Indonesia Masih Jauh dari Berkecukupan - JPNN.com Jatim
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyerahkan penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021 di Istana Wapres Jakarta, Senin (13/9/2021). Ma'ruf Amin mengatakan ksesejahteraan petani masih jauh dari berkecukupan. Foto: ANTARA/HO-Asdep KIP Setwapres

jatim.jpnn.com, JAWA TIMUR - Kesejahteraan petani masih jauh dari berkecukupan. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin saat menyerahkan penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021 di Istana Wapres Jakarta, Senin.

"Kesejahteraan petani masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah, yang harus diselesaikan," papar dia.

Berdasrkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2020, masyarakat miskin di Indonesia 46,0 persen berasal dari sektor pertanian.

Sementara untuk lapangan kerja, lanjut Amin, petanian, kehutanan dan perikanan meningkat 0,36 persen dibandingkan pada tahun 2020 lalu.

"Jadi, perlu adanya terobosan dan inovasi di bidang pertanian agar bisa memicu kesejahteraan petani," jelasnya.

Sementara itu, pertanian di beberapa wilayah di Indonesia mendapatkan penganugerahan Abdi Bakti Tani 2021 karena memiliki Produksi Padi Tertinggi Tahun 2019—2020 dan Nilai Ekspor Komoditas Pertanian Tertinggi Periode Januari 2020—Juni 2021.

Daerah-daerah tersebut antara lain Provinsi Lampung, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Banten, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jambi, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Brebes, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Ogan Komering Ulu, dan Kabupaten Gresik.

Lalu Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Jambi, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Kota Baru, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Bintan. (antara/mcr17/jpnn)

Kesejahteraan petani masih jauh dari berkecukupan. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin saat menyerahkan penghargaan Abdi Bakti Tani..
Sumber Antara