Warga Surabaya Ikuti Tahap Kedua Vaksinasi Covid-19 di Lapangan Thor

Sabtu, 31 Juli 2021 – 11:46 WIB
Warga Surabaya Ikuti Tahap Kedua Vaksinasi Covid-19 di Lapangan Thor - JPNN.com Jatim
Sejumlah warga mengikuti vaksinasi massal di Lapangan Thor, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (31/7/2021). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Belasan ribu warga mengikuti vaksinasi kedua Covid-19 merek AstraZeneca yang digelar Pemkot Surabaya di Lapangan Thor, Sabtu (31/7).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan warga yang mengikuti tahap kedua vaksinasi Covid-19 wajib menunjukkan sertifikat tahap pertama vaksinasi Covid-19 dan fotokopi KTP.

"Pemkot Surabaya menyediakan sebanyak 19 ribu vaksin AstraZeneca," kata Eri Cahyadi, Sabtu (31/7).

Eri Cayhadi mengatakan warga luar yang berdomisili di Surabaya juga bisa mengikuti tahap kedua Vaksinasi Covid-19.

Dia mencatat total sebanyak 17 warga luar yang berdomisili di Surabaya telah mengikuti tahap pertama vaksinasi AstraZeneca.

"Mudah-mudahan semua angka itu mencukupi dan tercover hingga 100 persen karena setelah vaksinasi hari ini, warga bakal memakai merek Sinovac," ujarnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeko) itu berterima kasih kepada Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto.

Dia menyebut berkat bantuannya, Surabaya dapat melakukan tahap kedua vaksinasi Covid-19.

"Matur nuwun (terima kasih, red) Pak Panglima karena beliau tanggap kepada warga Surabaya, maka beliau membantu memberikan dosis AstraZeneca," ujarnya.

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan, vaksinasi massal dosis kedua ini dilakukan sesuai dengan jadwal vaksinasi.

Tujuannya untuk mewadahi orang-orang yang dosis pertama demi percepatan pelaksanaan vaksinasi di Surabaya.

Laksda Iwan menilai lokasi pelaksanaan vaksinasi di Lapangan Thor itu merupakan lokasi yang paling bagus yang pernah ditemuinya.

"Kami bisa lihat pengaturannya demikian bagus, meski yang berminat sangat banyak," ujarnya. (mcr6/antara/jpnn)