Banyak Warga Isoman di Malang Raya Bingung Apa yang Harus Dilakukan

Kamis, 29 Juli 2021 – 06:56 WIB
Banyak Warga Isoman di Malang Raya Bingung Apa yang Harus Dilakukan - JPNN.com Jatim
Brosur layanan telekonsultasi pasien isolasi mandiri Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Malang Raya. (FOTO ANTARA/HO-Instagram IDI Malang Raya)

jatim.jpnn.com, MALANG - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebut masih banyak warga Malang Raya saat menjalani isolasi mandiri (isoman) akibat COVID-19, bingung apa yang harus mereka lakukan selama di rumah.

Padahal di wilayah yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu setidaknya terdapat 4.300 orang warga isoman.

Untuk itu, IDI Malang Raya berinisiatif memberikan layanan konsultasi gratis (cuma-cuma) bagi masyarakat isoman.

"Kami memberikan layanan konsultasi gratis tersebut, karena banyaknya pasien-pasien yang menjalani isoman akibat terpapar COVID-19," kata Ketua IDI Cabang Malang Raya dr. Djoko Heri.

Dia menuturkan warga isoman seharusnya mengetahui, di antaranya, apa saja yang harus dilakukan saat mengalami keluhan seperti sesak nafas dan obat-obatan wajib konsumsi.

"Banyak pasien juga tidak tahu bagaimana anggota keluarga yang sama-sama menjalani isoman saling membantu jika terjadi keluhan," ujar dia.

Selain layanan konsultasi gratis, IDI Cabang Malang Raya pun memfasilitasi apabila pasien mendadak perlu menghubungi pihak puskesmas atau satgas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Untuk informasi kedua layanan itu, bisa memantau dari akun IDI Cabang Malang Raya di Instagram, @idimalangraya.

Sumber Antara