Camat dan Lurah di Surabaya Kian Sering Ngantor di Balai RT/RW

Selasa, 15 Juni 2021 – 21:00 WIB
Camat dan Lurah di Surabaya Kian Sering Ngantor di Balai RT/RW - JPNN.com Jatim
Sebutan "Sugeng Dalu" (Siap Untuk Gerakan Ngantor Dalu) merupakan program dari Kecamatan Dukuh Pakis yang akan dilaksanakan pada Selasa (15/6) pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB di Balai RW 01, Kelurahan/Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Camat dan lurah di Surabaya mulai mengikuti tren berkantor di sejumlah balai RT/RW setempat. 

Tren resebut terinspirasi dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang beberapa kali membuka pelayanan publik di kelurahan.

Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Kota Surabaya Achmad Zaini mengatakan tren tersebut camat dan lurah berkantor di balai RT/RW berdampak positif untuk mendekatkan pelayanan publik kepada warga.

"Pak Eri Cahyadi menjadi teladan bagi pegawai kecamatan dan kelurahan untuk lebih dekat melayani masyarakat," kata Zaini di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/6).

Demi menarik minat masyarakat, camat dan lurah berlomba-lomba untuk menunjukan kreativitasnya dengan memberikan sebutan program pelayanan yang unik.

Salah satunya seperti yang dilakukan Kelurahan Made, mereka menamai programnya ‘Sambel Wak Mad’ yang merupakan singkatan dari Sambang Bengi Layani Warga Kelurahan Made.

Tak mau kalah, Kelurahan Bendul Merisi menamakan program mereka ‘Sambel Terasi’ yang merupakan singkatan dari Sambang Bengi Layanan Terpadu Bendul Merisi.

Sementara Kecamatan Mulyorejo, menamai programnya dengan Camat Ngantor Nang Kampung atau disingkat ‘Capung’.

"Ini merupakan kreativitas atau inovasi dari kelurahan dan kecamatan. Banyak sekali teman-teman membuat inovasi ini dengan meniru Pak Eri Cahyadi," kata Zaini.

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia