Antisipasi Kelangkaan Minyak Goreng, Pemkot Surabaya Rutin Lakukan Operasi Pasar

Rabu, 26 Januari 2022 – 11:36 WIB
Antisipasi Kelangkaan Minyak Goreng, Pemkot Surabaya Rutin Lakukan Operasi Pasar - JPNN.com Jatim
Ilustrasi operasi pasar yang dilakukan Pemkot Surabaya guna tekan harga minyak. (Foto: Diskominfo Surabaya)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya menggelar operasi pasar di tiga Kelurahan Kecamatan Tandes, Selasa (25/1). 

Kegiatan tersebut untuk mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng

Kepala Dinkopumdag, Fauzie Mustaqiem Yos mengatakan operasi pasar yang digelar  menyediakan 1.020 liter minyak goreng di Kantor Kecamatan Tandes, 1.020 liter di Balai RW 05 Jalan Balongsari Tama, dan 960 liter di Kantor Kelurahan Manukan Kulon.

Menurutnya, operasi pasar tersebut sudah digelar beberapa kali di Kota Pahlawan. Sebelumnya bahkan digelar di Kecamatan Genteng, Kecamatan Jambangan, Kecamatan Gayungan, serta Pasar Wonokromo.

"Pernah dihadiri langsung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi serta Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto," ujarnya, Selasa (25/1)

Kedua pejabat tersebut melakukan pemantauan untuk memastikan harga minyak goreng yang beredar tetap stabil dan sesuai dengan HET, yakni Rp 14.000 per liter.

Yos mengungkapkan pihaknya juga kembali menggelar operasi pasar hingga 28 Januari 2022 mendatang.

"Totalnya, hingga sekarang, operasi pasar sudah digelar di 10 kecamatan lebih. Kalau sampai 28 Januari, ternyata masih ada kenaikan harga, kami gerakkan lagi," jelas Yos.

Pemkot Surabaya menggelar operasi pasar sampai tanggal 28 Januari mendatang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News