2 Kapal Perang Resmi Perkuat Armada TNI AL, KSAL Yudo: Bisa Dipakai Taktik Hit and Run

Jumat, 14 Januari 2022 – 19:46 WIB
2 Kapal Perang Resmi Perkuat Armada TNI AL, KSAL Yudo: Bisa Dipakai Taktik Hit and Run - JPNN.com Jatim
KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 resmi memperkuat armada TNI AL. (Foto: Ardini Pramitha/JPNN.com)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dua Kapal Republik Indonesia (KRI) resmi memperkuat armada TNI Angkatan Laut (AL). Keduanya yakni KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 dan KRI Golok-688.

Hal itu ditandai lewat Upacara Peresmian dan Pengukuhan Komandan KRI di Dermaga Ujung Madura Koarmada II, Surabaya, Jumat (14/1).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 merupakan kapal rumah sakit ketiga yang dimiliki TNI AL.

Di generasi sebelumnya, ada KRI dr. Soeharso-990 dan KRI Semarang-594. 

"KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 memiliki spesifikasi LOA 124 meter, lebar  22 meter, kecepatan maksimal 18 knot, kecepatan berlayar 14 knot, daya tahan 30 hari," jelasnya.

Adapun, lanjut Yudho, KRI Golok-688 adalah Kapal Cepat Rudal (KCR) Trimaran memiliki spesifikasi dengan panjang keseluruhan 62,53 meter. 

"Dua kapal perang itu produksi anak bangsa. KRI dr. Wahidin Sudirohusodo- 991 produksi PT PAL Indonesia. KRI Golok-688 dibangun oleh PT Lundin Industry Invest," jelasnya.

Yudo menerangkan bagi Indonesia, memiliki kapal-kapal berteknologi modern bukan hanya kebutuhan, melainkan sebuah keniscayaan. Pasalnya, ancaman yang harus dihadapi, makin kompleks. 

Armada TNI AL makin kuat dengan kedatangan dua kapal perang produksi anak bangsa.