Pentingnya Pendampingan Psikologis Pada Anak-Anak Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Rabu, 08 Desember 2021 – 08:26 WIB
Pentingnya Pendampingan Psikologis Pada Anak-Anak Terdampak Erupsi Gunung Semeru - JPNN.com Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan bantuan kepada anak-anak. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12) sore menimbulkan dampak yang luar biasa. Salah satunya muncul gejala traumatis pada warga terdampak, khususnya anak-anak.

Psikolog Klinis SDM Rumah Sakit Adi Husada, Undaan Wetan, Surabaya, Reisqita Vadika mengatakan penanganan trauma pada anak diperlukan untuk mencegah post-traumatic stress disorder (PTSD).

“Berbeda dengan orang dewasa, anak-anak masih belum mengetahui cara untuk mengutarakan hal yang tengah dialaminya,” ujar Reisqita, Selasa (8/12).

Qiqi, sapaan akrabnya, menjelaskan anak-anak juga bisa mengalami PTSD. Hanya saja, mereka kadang manifestasi dari trauma atau distresnya lebih ke arah rewel.

Cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan trauma pada anak, yakni dengan melakukan pemenuhan kebutuhan dasar ketika si anak tiba di lokasi pengungsian hingga mengajak aktif berkomunikasi.

Selain itu, juga memberikan ketenangan dan kenyamanan pada anak.

"Kalau anak itu lebih tertekan, biasanya rasa takut atau cemas mereka itu lebih kelihatan," ujarnya.

Dia pun tak memungkiri setelah dievakuasi ke tempat pengungsian, ada anak-anak yang lebih memilih untuk menyendiri.

Anak-anak terdampak erupsi Gunung emeru harus diberikan pendampingan psikologis.