Andreas Setiawan Tewas Tanpa Busana di Sungai Brantas, Korban Kekerasan?

Jumat, 03 Desember 2021 – 21:16 WIB
Andreas Setiawan Tewas Tanpa Busana di Sungai Brantas, Korban Kekerasan? - JPNN.com Jatim
Korban tenggelam di sungai Kabupaten Malang langsung diidentifikasi Tim Inafis Polres Malang. (Foto Polres Malang)

jatim.jpnn.com, MALANG - Andreas Setiawan warga Dusun Sonosari, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang yang hanyut di Sungai Metro Kebonagung telah ditemukan.

Pemuda 27 tahun itu didapati sudah dalam kondisi meninggal di Sungai Brantas, Dusun Kecopokan, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang pada (2/12).

Mayat korban ditemukan mengapung tanpa busana oleh dua orang warga setempat yang sedang mencari ikan.

“Warga melihat korban sekitar pukul 11.40 WIB. Kemudian melapor ke perangkat desa dan ke kepolisian,” kata Kapolsek Pakisaji, AKP Sutomo.

Dia pun mengutarakan pihaknya bersama unit Inafis Satreskrim Polres Malang telah melakukan identifikasi di lokasi penemuan jenazah.

Sutomo mengungkapkan ada luka benturan di tubuh korban. Namun, luka itu bukan akibat kekerasan, tetapi karena benturan batu saat hanyut di sungai.

"Dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, hanya ada luka karena benturan di sungai,” ujar dia.

Sebelumnya pada Selasa (30/11) pukul 15.00 WIB, korban diketahui mencari ikan di Sungai Metro Kebonagung Pakisaji.

Andreas Setiawan ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya terseret arus Sungai Brantas.