Bupati Karna Sambat Vaksinasi di Situbondo Lelet, ASN yang Salah?

Selasa, 30 November 2021 – 09:45 WIB
Bupati Karna Sambat Vaksinasi di Situbondo Lelet, ASN yang Salah? - JPNN.com Jatim
Bupati Situbondo Karna Suswandi didampingi Wabup Khoirani menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua Korpri Syaifullah usai acara HUT Ke-50 Korpri, Senin (29/11/2021). (ANTARA/Novi H)

jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Bupati Situbondo Karna Suswandi menilai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 masih lamban.

Hingga Senin (29/11), cakupan vaksinasi Situbondo baru mencapai 59 persen dari total sasaran 548.304 jiwa.

"Sementara, untuk mencapai kekebalan kelompok, minimal 70 persen dari sasaran telah tervaksinasi dosis pertama," kata Bung Karna, sapaan bupati, Senin (29/11).

Dia mengatakan lambannya vaksinasi di Situbondo lantaran kendurnya semangat ASN. Padahal, bupati sudah menerbitkan surat edaran (SE) soal percepatan vaksinasi pada akhir Oktober lalu.

"Itu bukti bahwa komitmen ASN melemah. Ayo, sukseskan vaksinasi agar masyarakat terhindar dari virus corona!" ujar dia.

Bung Karna menyebut saat-saat ini merupakan masa sulit. Harapan masyarakat meninggi, sedangkan anggaran yang dimiliki oleh pemda justru menurun.

"Posisi APBD Situbondo di angka Rp 1,6 triliun. Sekitar Rp 1,35 triliun digunakan untuk belanja operasional. Sisanya, Rp 250 miliar untuk belanja modal," tutur dia.

Maka dari itu, kata bupati, pengabdian dan loyalitas ASN diuji saat kondisi fiskal daerah menurun, sedangkan pembangunan harus terus berjalan serta pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas.

"Saya berharap semua organisasi perangkat daerah (OPD) menyadari fakta itu. Guna menyiasatinya, antar-OPD harus bekerja sama dengan baik," ucap Bung Karna. (antara/mcr13/jpnn)

Bupati Situbondo Karna Suswandi menyebut vaksinasi di dearahnya masih jauh dari target.
Sumber Antara